Profil Daniel Moyano, Pendaki Merapi Hingga 300 Meter Sebelum Kawah




Metrotvnews.com, Yogyakarta: Indonesia dihebohkan dengan video amatir pendakian puncak Gunung Merapi hingga 300 meter sebelum kawah gunung tersebut. Itu merupakan jarak terdekat yang pernah terekam kamera sejak erupsi Merapi pada 26 Oktober lalu. Lalu siapakah sosok pendaki itu?

Adalah Daniel Moyano, warga Belgia, yang nekat mendaki Merapi bersama seorang rekan dan tiga anggota tim penyelamat. Daniel memulai pendakian dari Desa Selo yang terletak di antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Daniel berhenti di jarak sekitar 300 meter sebelum puncak untuk mengabadikan aktivitas Merapi. 

Orang ramai-ramai mengira Daniel adalah peneliti atau vulkanolog. Dugaan itu salah sama sekali. Danie merupakan insinyur sipil yang bekerja di perusahaaan kontraktor gedung pencakar langit. Alasan ia mendaki hanya satu: mencintai gunung api sejak masih muda.

Daniel kini berusia 63 tahun. Gunung api di Indonesia tidak asing baginya. Daniel pernah menjejak di Gunung Rinjani, Kerinci, Kawah Ijen, Semeru, dan Gunung Agung. Ia bahkan mendaki Gunung Merapi, Juli lalu, sebelum meletus. Kemudian ia kembali pada 15 November lalu.

Selama dbekerja di perusahaan kontraktor, Daniel pernah berada di Indonesia untuk suatu ekspedisi besar di Kalimantan, 1994 hingga 1996. Dalam petualangannya, Daniel mengaku selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan pusat pemantau aktivitas Merapi.

Daniel menilai penanganan bencana Merapi oleh pemerintah setempat sudah baik. Penanganan dinilai cepat dan efisien, termasuk dalam mengevakuasi korban Merapi. Indonesia merupakan negara yang dikelilingi rangkaian gunung berapi. Kondisi itu menarik bagi orang asing yang gandrung mendaki gunung. Mereka kadang tak peduli apakah gunung sedang bererupsi atau tidak.(IKA)

sumber: http://www.metrotvnews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Profil Daniel Moyano, Pendaki Merapi Hingga 300 Meter Sebelum Kawah"

Post a Comment